Latest

Kabar Sore Dari Temon

Pada mulanya kehidupan mereka ayem, tenteram, dan sejahtera; pertanian menjadi bagian hidup mereka. Hingga sekitar tujuh tahunan lalu keadaan berubah. Kini, 37 keluarga masih bertahan di tengah penggusuran.

Seketika!

Di atas adalah sebuah foto dari Indomie yang diambil dengan sebuah kamera ponsel, dipindahkan dengan teknologi nirkabel, diunggah ke internet, dan disajikan sebagai gambar pembuka tulisan ini.

A  conversation on warmth and delicate fragility with Li Hui

  “I’m interested in weirdness, I guess that’s the source of the mysteriousness some people see in my images. I don’t send a direct and specific message to the audience. My work is a personal reflection on things.”

Rifat Attamimi and his Extraordinary Life in Japan

I don’t want to be remembered as someone who working with boring job 8 hours day from monday till saturday, street photography is my way to leave a trace.

Kaki-kaki mulus misterius dan Guy Bourdin

Perempuan itu berambut coklat, wajahnya diselimuti riasan wajah tebal, kontras dengan warna kulit putih pucat, dan tentu saja pantat mulusnya.

Hidup, Perang, Puisi dan Luka-luka Beni Satryo

Bus Sinar Jaya jurusan Purwokerto merayap di tengah kemacetan Pasar Minggu. Aku duduk di bangku bagian tengah bus, di sebelahku duduk seorang laki-laki, membolak-balikkan lembar-lembar halaman buku kecil di tangannya.

Diane Arbus dan Sensasi Tentang Liyan

Kebanyakan orang yang familiar dengan nama Diane Arbus mengenalnya sebagai “photographer of freak”. Tak lain, ini lantaran subjek fotonya didominasi oleh orang-orang dengan keunikan tersendiri.

A well spent two hours with Klavdij Sluban

I travel to lose my self. I love losing my self. Cause when you find your self, well, you can find your self by losing your self.

Novi, teman si Pembunuh dalam Empat Babak yang mencuri ‘frame’

Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak pada dasarnya mengangkat cerita perempuan-perempuan Indonesia yang terjebak di bawah bayang-bayang misoginis.

Video

Latest

Kabar Sore Dari Temon

Pada mulanya kehidupan mereka ayem, tenteram, dan sejahtera; pertanian menjadi bagian hidup mereka. Hingga sekitar tujuh tahunan lalu keadaan berubah. Kini, 37 keluarga masih bertahan di tengah penggusuran.

Seketika!

Di atas adalah sebuah foto dari Indomie yang diambil dengan sebuah kamera ponsel, dipindahkan dengan teknologi nirkabel, diunggah ke internet, dan disajikan sebagai gambar pembuka tulisan ini.

A  conversation on warmth and delicate fragility with Li Hui

  “I’m interested in weirdness, I guess that’s the source of the mysteriousness some people see in my images. I don’t send a direct and specific message to the audience. My work is a personal reflection on things.”

Rifat Attamimi and his Extraordinary Life in Japan

I don’t want to be remembered as someone who working with boring job 8 hours day from monday till saturday, street photography is my way to leave a trace.

Kaki-kaki mulus misterius dan Guy Bourdin

Perempuan itu berambut coklat, wajahnya diselimuti riasan wajah tebal, kontras dengan warna kulit putih pucat, dan tentu saja pantat mulusnya.

Hidup, Perang, Puisi dan Luka-luka Beni Satryo

Bus Sinar Jaya jurusan Purwokerto merayap di tengah kemacetan Pasar Minggu. Aku duduk di bangku bagian tengah bus, di sebelahku duduk seorang laki-laki, membolak-balikkan lembar-lembar halaman buku kecil di tangannya.

Diane Arbus dan Sensasi Tentang Liyan

Kebanyakan orang yang familiar dengan nama Diane Arbus mengenalnya sebagai “photographer of freak”. Tak lain, ini lantaran subjek fotonya didominasi oleh orang-orang dengan keunikan tersendiri.

A well spent two hours with Klavdij Sluban

I travel to lose my self. I love losing my self. Cause when you find your self, well, you can find your self by losing your self.

Novi, teman si Pembunuh dalam Empat Babak yang mencuri ‘frame’

Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak pada dasarnya mengangkat cerita perempuan-perempuan Indonesia yang terjebak di bawah bayang-bayang misoginis.